Startup Digital Privy Mendunia, Produknya Laku Keras di Australia

Startup asal Indonesia, Privy, terus memperluas sayap bisnisnya hingga ke kancah global. Ekspansi terbaru Privy ke Australia membuahkan hasil positif, di mana produk yang ditawarkannya laku keras di pasar luar negeri. Menurut CIO Privy, Krishna Chandra, permintaan yang tinggi ini didorong oleh karakteristik pasar Australia dan negara-negara Barat lainnya yang sangat berfokus pada otomasi. Hal ini membuat kesediaan mereka untuk membayar layanan seperti Privy jauh lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.

Krishna Chandra menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan negara-negara maju yang memiliki budaya dan kebutuhan akan penggunaan otomasi. Selain itu, COO Privy, Nitin Mathur, mengungkapkan bahwa regulator di Australia juga turut memperhatikan model regulasi yang diterapkan di Indonesia, khususnya terkait perlindungan identitas digital. Ini menunjukkan bahwa Indonesia juga menjadi acuan bagi negara lain dalam hal pengelolaan sektor teknologi.

Ke depannya, Privy berencana untuk terus berinovasi, salah satunya dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah dan meningkatkan produktivitas pengguna. Teknologi AI ini akan digunakan untuk menyempurnakan produk-produk mereka. Pihak Privy juga berupaya memperluas kasus penggunaan (use case) produknya agar bisa menjangkau lebih banyak industri. Nitin Mathur memproyeksikan pertumbuhan organik perusahaan pada tahun depan akan berkisar antara 35 hingga 40 persen.

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20250916155510-37-667461/startup-ri-mendunia-produknya-laku-keras-di-luar-negeri

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *