SKANDAL KEBOHONGAN $1,4 MILIAR EFISHERY HANCURKAN MITOS UNICORN AGRITECH INDONESIA

Skandal penipuan finansial terbesar mengguncang dunia startup Indonesia ketika unicorn agritech eFishery, yang pernah dipuja sebagai harapan teknologi nasional, terungkap dalam dugaan kebohongan sistemik. Perusahaan yang didirikan oleh Gibran Huzaifah pada tahun 2013 dengan misi merevolusi akuakultur melalui perangkat pakan pintar (eFeeder) kini menghadapi kejatuhan memalukan setelah audit forensik mengungkap adanya pembukuan ganda yang dimulai sejak penggalangan dana Seri A tahun 2018.

Dugaan penipuan ini dilakukan untuk menarik ratusan juta dolar dari investor global dan mencapai valuasi puncaknya sebesar $1,4 miliar, di mana manajemen diduga sengaja menggelembungkan angka pendapatan hingga 4,8 kali lipat dari angka sebenarnya. Inflasi pendapatan yang terstruktur ini berlangsung selama enam tahun, didorong oleh pengejaran hyper-growth tanpa tata kelola perusahaan yang memadai, hingga akhirnya seorang whistleblower melaporkan dugaan pelanggaran keuangan kepada dewan direksi pada November 2024.

Penemuan skala penipuan yang melibatkan skema perusahaan cangkang dan manipulasi faktur ini memicu PHK massal terhadap 90% tenaga kerja, yakni lebih dari 1.000 karyawan pada Februari 2025, sekaligus menghancurkan kepercayaan pasar terhadap transparansi ekosistem startup di Asia Tenggara. Sebagai tindak lanjut, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri pada Agustus 2025 telah menetapkan tiga orang tersangka, termasuk mantan CEO Gibran Huzaifah, atas kasus yang meninggalkan dampak mencemaskan bagi investor di kawasan tersebut.


Sumber: https://youngster.id/news/features/skandal-terbesar-startup-indonesia-kebohongan-us14-miliar-efishery-yang-menghancurkan-mitos-unicorn-agritech/?amp=1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *