PhotoBebaz, sebuah merek gaya hidup yang berfokus pada self-service photobooth digital, secara agresif memperluas jejak bisnisnya di jantung kota Jakarta, menargetkan dominasi pasar hiburan kreatif urban dalam dua tahun ke depan. Mengapa ekspansi ini penting? Perusahaan ini tidak hanya menjual sesi foto, melainkan membangun ekosistem pendapatan berlapis. Hingga kini, PhotoBebaz telah menempatkan 14 unit di titik-titik vital mobilitas tinggi, seperti Stasiun MRT Blok M BCA, LRT Velodrome, dan pusat gaya hidup Chillax Sudirman.
Lokasi strategis ini memastikan akses mudah bagi target pasar utama mereka, yaitu Generasi Z dan Alpha, yang mendambakan kenangan fisik estetik di tengah era digital. Bagaimana mereka berinovasi? PhotoBebaz Labz mengembangkan solusi perangkat lunak all-in-one dengan integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR) yang siap diluncurkan, menawarkan pengalaman berfoto yang jauh lebih imersif dibandingkan bilik foto konvensional.
Model bisnis masa depan PhotoBebaz mencakup tiga pilar pendapatan: layanan kemitraan jangka panjang untuk venue dan event, pemanfaatan layar digital unit sebagai ruang Media & Advertising bagi partner brand, serta pengembangan Merchandising dan Kekayaan Intelektual (IP). Dengan rencana ambisius mencapai 50 lokasi dalam waktu singkat dan segera meluncurkan konsep yang lebih luas, PhotoBebaz Studio, perusahaan ini optimis mendefinisikan ulang industri photobox sebagai kotak hiburan digital berteknologi tinggi di Indonesia, sekaligus menangkap peluang pasar iklan digital di lokasi-lokasi premium.
