PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, berhasil mencatat sejarah baru dengan membukukan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp62 miliar pada kuartal ketiga (Q3) tahun 2025. Pencapaian monumental ini adalah yang pertama kalinya sejak perusahaan berdiri dan sekaligus memicu kenaikan target panduan kinerja tahunan 2025. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini kini menaikkan target EBITDA yang disesuaikan untuk tahun penuh 2025 menjadi Rp1,8–1,9 triliun dari sebelumnya yang berkisar Rp1,4–1,6 triliun.
Direktur Utama GoTo, Patrick Walujo, menyatakan bahwa capaian laba kuartalan ini merupakan bukti solid dari keberhasilan strategi efisiensi dan inovasi berkelanjutan yang diterapkan. Keyakinan tersebut diperkuat oleh kinerja operasional yang menunjukkan pertumbuhan kuat di seluruh segmen. Grup GoTo mencatat peningkatan Gross Transaction Value (GTV) inti sebesar 43% year-on-year (YoY) menjadi Rp102,8 triliun. Sementara itu, Pendapatan Bersih (Net Revenue) perusahaan naik 21% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Secara keseluruhan, EBITDA Grup yang disesuaikan melonjak drastis hingga 239% YoY menjadi Rp516 miliar, mencerminkan profitabilitas yang konsisten selama empat kuartal berturut-turut.
GoTo menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan signifikan di ketiga lini bisnis utama, yakni Financial Technology (GoPay), On-Demand Services (Gojek), dan E-commerce (Tokopedia). Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya, GoTo kini secara agresif mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di seluruh ekosistemnya. Transformasi digital ini tidak hanya mempercepat pengembangan produk, tetapi juga berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 6%. Direktur Keuangan Simon Ho menambahkan bahwa posisi kas yang solid sebesar Rp18 triliun per 30 September 2025 akan memperkuat fondasi keuangan GoTo untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.
Sumber: https://www.pilar.id/goto-catat-laba-kuartalan-pertama-naikkan-panduan-kinerja-2025/
